
Ket : Direktur Utama PT Sinergi "Patriot ALDO SIRAIT "
Kota Bekasi,SuaraINetizen.Com – Kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Kota Bekasi berimbas pada kinerja PT Sinergi Patriot Bekasi (Perseroda), salah satu BUMD strategis yang bergerak di sektor energi dan distribusi gas. Untuk tahun anggaran 2025, perusahaan dipastikan tidak menerima suntikan penyertaan modal sebesar Rp 9,8 miliar yang sebelumnya direncanakan.
Direktur Utama PT Sinergi Patriot Bekasi, Aldo Sirait, menjelaskan bahwa dana tersebut semula akan digunakan untuk pembelian dua unit kompresor baru. Saat ini perusahaan hanya mengandalkan satu unit kompresor aktif.
Kondisi ini cukup berisiko, karena jika mesin mengalami kerusakan atau perawatan, produksi gas terhenti dan otomatis kontribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi ikut terhenti.
Meski tanpa tambahan modal, PT Sinergi Patriot Bekasi tetap berkomitmen menjaga kontribusi terhadap PAD. Tahun 2025, kontribusi perusahaan diperkirakan hanya berkisar Rp 300 – 400 juta, turun dari proyeksi sebelumnya yang bisa mencapai Rp 2 miliar per tahun jika investasi dilakukan. Namun demikian, perusahaan optimis tetap memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Hingga tahun ini, PT Sinergi Patriot Bekasi mencatat perkembangan positif dengan penambahan 400 sambungan baru jaringan gas rumah tangga, sehingga total pelanggan mencapai 4.800. Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan gas kota yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sebagai BUMD yang fokus di bidang energi, PT Sinergi Patriot Bekasi terus berupaya menjadi motor penggerak PAD sekaligus penyedia energi ramah lingkungan di Kota Bekasi, meskipun dengan segala keterbatasan modal dan dukungan anggaran.
( Red )
More Stories
Dewan Pers Keluarkan Seruan Terkait Pemberitaan Unjuk Rasa di Jakarta
Dianggap Gagal, Guru Besar Ganti Kapolri
Dewan Pers : Kongres Persatuan PWI Akhiri Dualisme dan Gugatan