SuaraINetizen.Com – Mandailing Natal, 22 April 2026, Generasi Negarawan Indonesia (GNI) menyatakan dukungan terhadap kinerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya terkait pengelolaan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026.
Ketua GNI, Ruslan Padli Batubara, mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga objektivitas dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap isu harus dipandang secara jernih dan tidak disikapi secara terburu-buru tanpa dasar yang jelas.
“Kami mengajak semua pihak untuk menjaga objektivitas. Jangan sampai opini yang belum terverifikasi justru mengganggu kinerja aparatur yang sedang menjalankan tugasnya,” ujar Ruslan.
Menurutnya, dukungan terhadap kinerja pemerintah daerah, termasuk Dinas PMD, sangat penting agar proses pelayanan kepada masyarakat desa dapat berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ruslan juga menekankan bahwa apabila terdapat dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa, maka hal tersebut harus dibuktikan melalui data dan fakta yang valid serta disampaikan melalui mekanisme resmi.
“Jika ada indikasi pelanggaran, tentu harus diproses sesuai aturan. Namun, kita juga harus menjunjung asas praduga tak bersalah dan tidak membangun opini sebelum ada kejelasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta mengawal penggunaan Dana Desa agar tetap tepat sasaran.
“Dana Desa merupakan program strategis yang harus dijaga bersama. Dengan pengawasan yang baik dan sikap yang objektif, kita dapat memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Ruslan berharap masyarakat Mandailing Natal tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar, serta tetap menjaga persatuan demi keberlangsungan pembangunan daerah.
“Madina adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga kepercayaan publik dengan sikap yang bijak, objektif, dan mengedepankan fakta,” tutupnya.

More Stories
Ahli Bongkar Konstruksi Perkara Irwan, Sidang Tipikor Medan Masuki Fase Krusial
Sidang PTPN II Menguji Batas Korupsi dan Kebijakan Bisnis, Ahli Paparkan Fakta Krusial
Belum Didaftarkan BPJS, Maruli: Yayasan Wajib Tanggung Seluruh Biaya RS Sri Rahayu