Pengamat: Kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho Tinggalkan Warisan Transformasi di Korlantas Polri

JAKARTA | Suarainetizen.com – Pengamat Transportasi dan Lalu Lintas, Banter Adis, mengapresiasi dedikasi Irjen Pol. Dr. Drs. Agus Suryonugroho selama memimpin Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Menurutnya, berbagai kebijakan dan inovasi yang dijalankan telah membawa perubahan signifikan dalam pelayanan publik, transformasi digital, hingga peningkatan keselamatan berlalu lintas di Indonesia.

 

Selama masa kepemimpinannya, Korlantas Polri menghadirkan sejumlah program strategis, di antaranya Polantas Menyapa dan Melayani, pengembangan SIM Digital, e-SIM, e-BPKB, serta penerapan ETLE Drone Mobile sebagai bagian dari transformasi pelayanan dan penegakan hukum berbasis teknologi. Berbagai inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.

 

“Sebagai pengamat transportasi dan lalu lintas, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Irjen Pol. Dr. Drs. Agus Suryonugroho atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kakorlantas Polri. Beliau berhasil membawa transformasi besar di tubuh Korlantas melalui pendekatan humanis, digitalisasi pelayanan, serta pemanfaatan teknologi modern dalam penegakan hukum lalu lintas,” ujar Banter Adis, Senin (6/7/2026).

 

Banter juga mengapresiasi keberhasilan Korlantas Polri dalam mengawal pengamanan arus mudik dan balik melalui Operasi Ketupat 2025 dan 2026 serta pengamanan Natal dan Tahun Baru melalui Operasi Lilin 2025 dan 2026. Menurutnya, penerapan rekayasa lalu lintas berbasis data, pemanfaatan teknologi, koordinasi lintas instansi, serta pengawasan secara real time menjadi faktor penting dalam menciptakan arus lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

 

Berdasarkan data resmi Korlantas Polri, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen, dari 2.880 kejadian pada 2025 menjadi 2.727 kejadian pada 2026. Sementara itu, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan turun 30,41 persen, dari 342 korban menjadi 238 korban. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan strategi manajemen lalu lintas, pemanfaatan teknologi, serta sinergi antara Polri dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan keselamatan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

BACA JUGA:  Loyalitas dan Dedikasi Teruji, Rahayu Dinilai Pilihan Tepat Menpora Presiden Prabowo

 

Menurut Banter, berbagai capaian tersebut juga sejalan dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Berdasarkan Survei Litbang Kompas, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan hasil survei sebelumnya. Hasil survei itu menunjukkan bahwa berbagai upaya transformasi pelayanan, profesionalisme, dan inovasi yang dilakukan Polri semakin mendapat apresiasi dari masyarakat.

 

“Keberhasilan menurunkan angka fatalitas kecelakaan selama Operasi Ketupat menjadi bukti bahwa keselamatan masyarakat benar-benar menjadi prioritas utama. Saya juga melihat berbagai inovasi di Korlantas turut mendukung meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri. Transformasi pelayanan yang modern, humanis, dan berbasis teknologi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik,” kata Banter.

 

Ia berharap berbagai program strategis yang telah dirintis Irjen Pol. Agus Suryonugroho dapat terus dilanjutkan oleh kepemimpinan Kakorlantas Polri yang baru. Menurutnya, keberlanjutan transformasi digital, penguatan pelayanan publik, serta pemanfaatan teknologi dalam penegakan hukum akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan dan fatalitas lalu lintas di Indonesia.

About The Author