Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Langkat dan PTPN IV PalmCo Bangun Sumur Bor untuk Perluas Akses Air Bersih

Langkat – Polres Langkat bersama PTPN IV PalmCo membangun sumur bor bagi warga Dusun Bukit Barat, Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu, 1 Juli 2026. Program itu menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 sekaligus menghadirkan solusi atas kebutuhan air bersih masyarakat.

Sumur bor berkedalaman sekitar 70 meter tersebut menyediakan sumber air yang lebih aman dari potensi pencemaran. Warga diharapkan memanfaatkan fasilitas itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Polres Langkat memilih pembangunan sarana air bersih karena masyarakat membutuhkan infrastruktur yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupan sehari-hari.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengatakan Hari Bhayangkara harus menjadi momentum memperluas pengabdian Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

“Melalui pembangunan sumur bor ini kami berharap masyarakat Dusun Bukit Barat memperoleh akses air bersih yang lebih baik dan fasilitas ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar David.

David menjelaskan penyediaan air bersih menjadi salah satu bentuk pelayanan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi dukungan PTPN IV PalmCo yang memfasilitasi pembangunan sumur bor melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

“Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada perusahaan yang memfasilitasi sehingga kegiatan pembangunan sumur bor bagi warga ini dapat terwujud,” katanya.

Kolaborasi Percepat Penyediaan Air Bersih

PTPN IV PalmCo mendukung pembangunan sumur bor sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang terus berjalan di berbagai daerah operasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan perusahaan memandang akses air bersih sebagai kebutuhan mendasar masyarakat.

BACA JUGA:  Renovasi Rumah Warga Kampung Beringin, Bukti Tulusnya Pengabdian TNI di Ujung Timur

“Hingga saat ini, program penyediaan sarana air bersih maupun sumur bor telah terealisasi di 131 titik lokasi. Angka ini akan terus kami upayakan bertambah karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak memberikan dampak langsung terhadap kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, perusahaan terus memperluas pembangunan sumur bor serta fasilitas mandi, cuci, kakus di wilayah yang masih mengalami keterbatasan air bersih.

Selain Kabupaten Langkat, perusahaan menargetkan pembangunan fasilitas serupa di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dan Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Program tersebut diperkirakan melayani sedikitnya 90 kepala keluarga yang membutuhkan sumber air bersih secara berkelanjutan.

Jatmiko menilai kolaborasi antara perusahaan, kepolisian, dan pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan program sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Data perusahaan menunjukkan program penyediaan air bersih dan sanitasi sepanjang 2024 hingga 2025 telah menjangkau 3.811 kepala keluarga di berbagai wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Warga Merasakan Dampak Nyata

Program penyediaan air bersih tersebut juga memberikan manfaat kepada masyarakat di sejumlah daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Ketua RT 03 Dusun Menanti, Desa Sungai Jaman, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Abil, mengaku sumur bor membantu warga memperoleh air bersih saat debit sungai menurun.

“Kami bersyukur atas bantuan sumur bor ini. Fasilitas tersebut sangat membantu warga memperoleh air bersih dan kami akan menjaganya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Abil.

Kepala Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Jambi, Martoyo, juga mengapresiasi pembangunan sumur bor dan tangki air di wilayahnya.

Menurutnya, fasilitas tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih, terutama ketika musim kemarau berlangsung.

BACA JUGA:  Tanggapi Aksi Bem UI, Senator Latuconsina Desak Presiden Prabowo Jujur Ketidaksiapan Program MBG

Sementara itu, warga Desa Alue Gadeng Dua, Kabupaten Aceh Timur, Handoko Apri, menyatakan bantuan sarana sanitasi dan sumur bor meringankan kebutuhan air bersih masyarakat setiap hari.

Kolaborasi Polres Langkat dan PTPN IV PalmCo pada Hari Bhayangkara Ke-80 menunjukkan bahwa sinergi antara institusi negara dan badan usaha mampu menghadirkan solusi konkret. Melalui penyediaan akses air bersih, kedua pihak tidak hanya memperkuat kepedulian sosial, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

About The Author