AMBON, Suarainetizen.com – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) resmi membuka Muktamar XIV di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji, Ambon, Maluku, Jumat (30/10/2026) malam.
Mengusung tema “Kontribusi KAMMI untuk Kejayaan Negeri” dengan semangat lokal “Ale Rasa, Beta Rasa”, muktamar ini menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus forum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan arah gerakan, dan menentukan kepemimpinan KAMMI ke depan.
Pembukaan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIT tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D., Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, S.Sos., Anggota Komisi XIII DPR RI Saadiah Uluputty, S.T., serta Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta.
Hadir pula Wakil Rektor II UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. Husin Wattimena, M.Si., dan Ketua Umum Keluarga Alumni KAMMI Wilayah Maluku H. Abdullah Asis Sangkala, S.Hut., M.Si., bersama kader dan pimpinan KAMMI dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muktamar XIV tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas dan arah perjuangan organisasi.
Menurutnya, KAMMI harus tetap hadir sebagai gerakan mahasiswa Islam yang memiliki kepedulian terhadap persoalan umat dan bangsa. Kader tidak cukup hanya memiliki gagasan, tetapi juga perlu menerjemahkannya melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia berharap forum muktamar dapat menjadi ruang untuk menyatukan pandangan, mengevaluasi perjalanan organisasi, sekaligus melahirkan gagasan strategis dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan.
Semangat persaudaraan yang terkandung dalam ungkapan “Ale Rasa, Beta Rasa” juga menjadi pesan penting bagi seluruh kader agar senantiasa menjaga kebersamaan, menghargai perbedaan, dan memperkuat solidaritas dalam organisasi.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli, Ph.D., menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan industri menuntut generasi muda memiliki kompetensi yang relevan, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat.
Ia berharap mahasiswa, termasuk kader KAMMI, dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Mahasiswa juga didorong tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi mampu mengembangkan kewirausahaan serta menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kontribusi generasi muda dalam pembangunan bangsa perlu diwujudkan melalui peningkatan kapasitas diri dan kepedulian terhadap persoalan sosial, termasuk ketenagakerjaan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KAMMI menjadikan Ambon sebagai tuan rumah Muktamar XIV.
Menurutnya, kehadiran kader KAMMI dari berbagai wilayah Indonesia menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di Maluku.
Ia berharap muktamar tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga menghasilkan pemikiran dan gagasan konstruktif yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Abdullah Vanath juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan.
Baginya, semangat “Ale Rasa, Beta Rasa” selaras dengan nilai kebersamaan dan persaudaraan yang hidup di tengah masyarakat Maluku. Nilai tersebut diharapkan tidak sebatas menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan melalui solidaritas dan kerja sama yang memberikan manfaat nyata.
Ia juga berharap kader KAMMI tumbuh menjadi generasi intelektual yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, Muktamar XIV KAMMI menjadi ruang bagi seluruh perwakilan kader untuk membahas evaluasi organisasi, menyatukan visi, serta merumuskan program dan arah gerakan ke depan.
Melalui penyelenggaraan muktamar di Ambon, KAMMI diharapkan semakin memperkuat soliditas antarkader dan memperluas kontribusi dalam kehidupan masyarakat.
Dengan semangat “Kontribusi KAMMI untuk Kejayaan Negeri”, organisasi mahasiswa Islam ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang berintegritas serta gagasan yang tidak hanya berkembang di ruang diskusi, tetapi juga diwujudkan melalui pengabdian dan kerja nyata bagi umat dan bangsa.

More Stories
Tunggangi KPU BAWASLU Untuk Kepentingan Kongres HMI Ke 33 Gerindra di Somasi
PB SPNMI Apresiasi Kakorlantas Polri, Operasi Patuh 2026 Dinilai Penting Bangun Kesadaran Pengendara
HIPMI Jaya Bahas Strategi Pendanaan dan Risiko Bisnis di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global