Jakarta, 10 September 2026 – PTPN IV PalmCo mempercepat sertifikasi standar global untuk memperkuat tata kelola dan keberlanjutan operasional di seluruh regional.
Hingga Agustus 2026, sebanyak 176 unit telah meraih sertifikasi ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu.
Kemudian, 143 unit mengantongi ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan dan 191 unit menerapkan Sistem Manajemen K3.
Selain itu, tiga unit meraih ISO 22000 Sistem Manajemen Keamanan Pangan dan delapan unit memperoleh ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Pada standar keberlanjutan, perusahaan mempertahankan progres sertifikasi RSPO yang mencakup 67 pabrik kelapa sawit dan 124 kebun.
Capaian tersebut menjadi bagian dari strategi PTPN IV PalmCo untuk membangun operasional yang memenuhi standar nasional maupun global.
Perusahaan juga mengarahkan sertifikasi agar tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi menjadi bagian dari sistem kerja sehari-hari.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, perusahaan menempatkan sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola.
“Kami melihat sertifikasi sebagai bagian dari transformasi tata kelola,” terang Jatmiko.
“Standar yang diterapkan harus menjadi sistem kerja yang nyata, terintegrasi dalam operasional, dan mampu memastikan setiap proses berjalan secara konsisten, efisien, serta bertanggung jawab,” lanjutnya.
Sertifikasi Dorong Standar Kerja Terintegrasi
PTPN IV PalmCo mencatat realisasi ISO 9001 mencapai 85 persen dari target yang ditetapkan perusahaan.
Sementara itu, ISO 14001 mencapai 69 persen dari target, sedangkan penerapan Sistem Manajemen K3 mencapai 59 persen.
Perusahaan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 dalam penerapan Sistem Manajemen K3.
Melalui penguatan tersebut, perusahaan berupaya meningkatkan perlindungan pekerja sekaligus menjadikan keselamatan sebagai bagian integral operasional.
PTPN IV PalmCo memproyeksikan seluruh target sertifikasi Sistem Manajemen dapat tercapai 100 persen hingga Desember 2026.
Dengan demikian, percepatan sertifikasi menjadi salah satu instrumen perusahaan untuk memperkuat konsistensi proses kerja di berbagai wilayah operasional.
Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo mengatakan, standar keberlanjutan menjadi fondasi penerapan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Menurut Ugun, perusahaan mengintegrasikan prinsip ESG dengan pengelolaan sumber daya dan kegiatan operasional.
“Implementasi ekonomi sirkular juga menjadi bagian dari upaya kami menciptakan nilai dari setiap sumber daya yang dimiliki,” ujar Ugun.
“Termasuk melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit yang tidak hanya menyelesaikan tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai tambah secara keekonomian,” lanjutnya.
RSPO dan ESG Jadi Agenda Berikutnya
PTPN IV PalmCo selanjutnya memfokuskan akselerasi pada sejumlah tantangan yang masih memengaruhi pencapaian sertifikasi.
Untuk program RSPO, perusahaan antara lain menyelesaikan proses Land Use Change Analysis atau LUCA.
Perusahaan juga menindaklanjuti proses klarifikasi terhadap hasil review LUCA sebagai bagian dari agenda sertifikasi berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan ESG agar tidak berhenti pada pemenuhan standar sertifikasi.
PTPN IV PalmCo mengarahkan prinsip tersebut menjadi standar kerja yang konsisten pada seluruh regional dan unit operasional.
Selain RSPO, perusahaan memperkuat sistem manajemen mutu, lingkungan, K3, keamanan pangan, dan anti penyuapan.
Perusahaan juga memasukkan penguatan kompetensi sumber daya manusia serta sertifikasi PROPER dalam agenda keberlanjutan operasional.
Melalui rangkaian standar tersebut, PalmCo membangun fondasi operasional yang lebih akuntabel, aman, efisien, dan berkelanjutan.
Akselerasi sertifikasi juga diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan sekaligus mengendalikan risiko lingkungan dalam aktivitas perkebunan dan pengolahan sawit.
Pada sisi lingkungan, perusahaan mengaitkan penerapan standar dengan pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab.
Pemanfaatan limbah kelapa sawit juga menjadi bagian dari pendekatan ekonomi sirkular yang dikembangkan perusahaan.
Dengan strategi tersebut, PTPN IV PalmCo berupaya memperkuat posisi perusahaan dalam memenuhi tuntutan standar nasional dan global.
Pada saat yang sama, perusahaan menargetkan dampak lingkungan yang lebih terukur melalui pengurangan risiko dan peningkatan kepatuhan.
Sertifikasi akhirnya diarahkan bukan sebagai tujuan administratif semata, melainkan sebagai instrumen untuk memastikan standar mutu, keselamatan, integritas, dan keberlanjutan berjalan konsisten.

More Stories
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, BEM FH UMT Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
LPPHI Pusat Soroti Penanganan Dugaan Jual Beli Jabatan di Disdik Makassar: Saksi Sudah Diperiksa, Namun Hasil Masih Tertutup
PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla di Sumatera-Kalimantan