Pemuda Bergerak: Kejari Kota Bekasi Gandeng KNPI dalam Peringatan Hari Anti Korupsi 2025

SuaraiNetizen.com, KOTA BEKASI — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kota Bekasi berlangsung dengan nuansa kolaboratif setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menggandeng DPD KNPI Kota Bekasi dalam sebuah forum diskusi terbuka, Selasa (9/12/2025). Agenda edukatif tersebut digelar di Aula Lantai 5 Kantor Kejari Kota Bekasi, Jalan Pramuka.

Kepala Kejari Kota Bekasi, Dr. Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., hadir bersama jajaran struktural, termasuk Kasi Pidsus Haryono, S.H.,M.H., dan Kasi Intel Ryan Anugrah, S.H. Dari unsur kepemudaan, tampak hadir Ketua MPI KNPI M. Syamsul Martha Nugraha, Ketua DPD KNPI M. Syahril Mubarok, Sekretaris Rendy Sudrajat, Bendahara Septian Dwi Cahyo, serta para ketua bidang.

Dalam forum tersebut, Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Syahril Mubarok, menekankan bahwa isu antikorupsi bukan hanya menjadi domain aparat, tetapi juga ruang penting bagi generasi muda untuk berperan aktif.

“Pemuda adalah bagian dari kontrol sosial. Di momen Hakordia ini, kami ingin memastikan bahwa anak muda berani bersuara dan terlibat dalam upaya pencegahan korupsi,” ujar Syahril.

 

Syahril juga mengapresiasi langkah Kejari yang membuka pintu dialog dengan organisasi kepemudaan. Menurutnya, forum seperti ini jarang dilakukan dan menunjukkan komitmen Kejari dalam membangun ekosistem pemerintahan yang lebih transparan.

Sementara itu, jajaran Kejari Kota Bekasi menyampaikan penghargaan atas dukungan dan kemitraan KNPI. Kejari menilai bahwa membangun kesadaran antikorupsi sejak usia muda merupakan langkah strategis untuk mencegah praktik-praktik penyimpangan di masa depan.

Pada sesi utama, Kasi Pidsus dan Kasi Intel memaparkan sejumlah poin mengenai pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru mulai 2 Januari 2026, termasuk perubahan-perubahan yang berpengaruh pada mekanisme penanganan tindak pidana korupsi.

BACA JUGA:  DPRD Kota Bekasi Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan, Dorong Percepatan Universal Coverage Jamsostek

Diskusi ditutup dengan sesi tanya jawab terbuka, di mana KNPI dan Kejari membahas peluang kerja sama lanjutan dalam penguatan literasi hukum serta peran pemuda dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

About The Author