SuaraINetizen.Com – Toba, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau pelaksanaan Program Karya Bakti Skala Besar Kodam I/BB berupa pembangunan sumur bor dan perehaban gereja di Desa Hutagaol Parsuratan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Kamis (4/6/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan program yang dikerjakan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga. Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk kedekatan antara TNI dan masyarakat setempat.
Usai menyerahkan bantuan, Pangdam meninjau progres perehaban gereja serta pembangunan sumur bor yang diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Ia juga berdialog dengan masyarakat untuk melihat secara langsung perkembangan program karya bakti yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
Mayjen TNI Hendy Antariksa mengatakan program karya bakti tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Kami ingin setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga sumur bor ini membantu kebutuhan air bersih warga dan gereja yang direhab dapat digunakan dengan lebih nyaman untuk beribadah. Kebersamaan dan semangat gotong royong yang terjalin juga harus terus dijaga demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam I/BB dalam mendukung pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Karya Bakti Skala Besar di Kabupaten Toba. Turut mendampingi Pangdam I/BB dalam kegiatan tersebut Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, dan Dandim 0210/Tapanuli Utara.
Sumber: Pendam I/BB.

More Stories
APKII Dorong Pembenahan Ekosistem Konsultan Keimigrasian dan Penguatan Integritas Pelayanan
Komandan Kodaeral III Turun ke Lokasi Kebakaran Kemayoran, Salurkan Bantuan dan Perkuat Dukungan Korban
Perkuat Kedaulatan di Perbatasan, BI Jatim dan Pasmar 2 Gelar ToT Edukasi Rupiah untuk Satgas Pulau Terluar