Diduga Oknum DIP Tipu Warga Ratusan Juta dan Coreng Institusi, Klaim Jaring LIDKRIM Puspom TNI

Kobar,SuaraINetizen.Com – kalteng, terulang kembali, Sudah masyarakat kesulitan ekonomi dan butuh kepastian hidup sebagian orang memanfaatkan kondisi dan kedekatan dengan Pejabat. Salah satu perbuatan oknum DIP kobar kalimantan mengklaim bagian dari organisasi insutusi TNI, dengan menawarkan lembaga Jaring LIDKRIM Puspom TNI, bagian sayap dari Puspom dan menawarkan kepada masyarakat segala aktifitas bahkan penyelesaian masalah dapat diselesaikan.

Salah satu korban MS menyampaikan pada media Korannusantara.id bahwa oknum DIP mengajak untuk bergabung dan mengiming-imingkan dapat mengurus kerjaan bahkan menyelesaikan masalah hukum dimanapun.kobar, 16/8

Dengan biaya admin masuk angota dibekali kelengkapan organisasi bahkan tawaran airsoftgun dan dana hibah, senilai 175 juta yang tujuannya untuk membantu teman-teman yang terdaptar di jaring Lidkrim Puspom TNI, Ujarnya

Namun Korban MS ( perwakilan dari beberapa korban ) telah memenuhi dan mentransfer uang puluhan juta perorangnya sampai hari ini tidak ada realisasi, Tambahnya.

“Saya sebagai korban ( MS ) meminta pihak” petinggi TNI agar menindak tegas oknum yang telah mencoreng nama baik institusi ( Dapat hasil memperkaya diri ) dan merugikan masyarakat agar oknum tersebut ditindak dan mengembalikan uang kami ( korban ) , Kerna kami juga hidup dikampung sulit cari makan untuk dan bertahan untuk hidup. Mau kemana kami meminta keadilan ? Bang ,ungkap beliau pada media

Oknum DIP sudah merusak dan mencoreng nama baik TNI di NKRI, beliau menjamin semua urusan mudah bila sudah terdaftar dan memenuhi semua syarat yang berlaku

Kenapa kami percaya ( Korban ) ?

Oknum DIP mengatasnamakan bagian dari jaringan LIDKRIM Puspom TNI pelaku pernah menampilkan Poto bersama pak kasat kolonel jefri purba bagian dari pembina jaringan LIDKRIM Puspom TNI,”ucap pelaku pernah berkata kepada saya ( korban/ms) dan KTA yang dimiliki oleh DIP.

BACA JUGA:  Duga Rekontruksi direkayasa, Kini Polres Tanjungbalai Jadi Sorotan

Kami ada 7 korban bahkan bisa lebih, dan kami sudah transfer uang tersebut ke DIP, awalnya beliau respon disaat kami konfirmasi untuk kejelasan, berikutnya beliau arahkan tenang hingga berlarut , Dip malah bungkam saat kami hubungin, kami merasa tertipu dan dirugikan. “Dikira kita ngutang untuk kesuksesan kerja toh malah sebaliknya ” tutupnya

( Red )

About The Author