Operasi Pekat Jaya 2026: Brimob Sasar Jalur Strategis Tangsel–Tangkot Cegah Tawuran Dini Hari

Tangerang Selatan, 8 April 2026 – Batalyon C Pelopor Brimob Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli dini hari di Tangerang Selatan dan Tangerang Kota untuk menekan potensi tawuran.

Aparat menggelar patroli dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026 sejak Rabu dini hari dengan menyasar jalur strategis dan kawasan rawan gangguan kamtibmas.

Petugas menyisir Jalan RE Martadinata, Jalan Raya Serpong, serta Boulevard Bintaro yang sering menjadi titik konsentrasi aktivitas malam berisiko.

Aparat mengedepankan patroli aktif dan dialogis. Mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat sambil memantau dinamika keamanan di lapangan.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengarahkan patroli sebagai strategi pencegahan yang terukur dan berkelanjutan.

“Patroli ini kami fokuskan untuk mencegah gangguan sejak awal serta menjaga stabilitas keamanan wilayah,” ujar Henik Maryanto.

Petugas memprioritaskan pencegahan tawuran remaja, kejahatan jalanan, serta aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkembang pada jam rawan.

Selain itu, aparat memperkuat kehadiran fisik di lapangan guna menutup celah bagi pelaku kejahatan menjalankan aksinya.

Pola Patroli Dinamis dan Berbasis Kerawanan

Henik menegaskan bahwa aparat menerapkan pola patroli dinamis berbasis pemetaan kerawanan wilayah di Tangerang Selatan dan Tangerang Kota.

Ia menyebut pendekatan ini memungkinkan aparat menjangkau titik rawan secara lebih efektif dan responsif terhadap perubahan situasi.

“Kami memetakan titik rawan secara detail agar langkah pencegahan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Petugas kemudian membagi rute patroli sesuai tingkat kerawanan. Mereka mengatur pergerakan untuk menjangkau lokasi dengan intensitas gangguan tertinggi.

Aparat juga melakukan pemantauan khusus di area yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja pada malam hingga dini hari.

Selanjutnya, petugas merespons cepat setiap indikasi gangguan dengan pendekatan persuasif sekaligus tegas di lapangan.

BACA JUGA:  Panglima TNI Buka Panglima TNI Run 2025

Henik menilai strategi ini mampu menekan potensi konflik sosial sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat di wilayah perkotaan.

“Kehadiran kami memberikan efek cegah nyata sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat,” ujarnya.

Selama patroli berlangsung, aparat tidak menemukan gangguan menonjol. Mereka mencatat kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.

Petugas tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Polisi juga mendorong masyarakat untuk aktif melapor melalui layanan kepolisian 110 jika menemukan indikasi gangguan kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan segera melapor jika melihat potensi gangguan,” pungkas Henik.

Aparat akan terus melanjutkan patroli serupa secara konsisten sebagai bagian dari strategi menjaga kondusivitas wilayah Tangerang Selatan dan Tangerang Kota.

About The Author