Pasca Banjir, TNI Bangun Jembatan Apung Pulihkan Akses Warga Sawang

SuaraINetizen.ComAceh Utara, Pasca bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, TNI bergerak cepat membangun Jembatan Apung di Desa Sawang sebagai upaya memulihkan akses transportasi masyarakat. Jembatan ini menjadi jalur penghubung vital antara Desa Sawang dengan Desa Gunci, Desa Kubu, Desa Lhok Cut, Desa Blang Cut di Kecamatan Sawang, hingga Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang sebelumnya sempat terisolasi akibat terputusnya akses. Senin (9/2/2026).

 

Pembangunan jembatan apung tersebut dilaksanakan di wilayah teritorial Koramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara. Babinsa Koramil 19/Sawang turun langsung ke lapangan untuk mendampingi kegiatan, sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat terdampak banjir.

 

Kegiatan ini melibatkan personel Kodim 0103/Aceh Utara bersama prajurit Yonzipur 5/ABW selaku satuan pelaksana. Dengan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, seluruh personel bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan apung di tengah kondisi pascabanjir yang masih menyisakan dampak di lapangan.

 

Saat ini, pembangunan jembatan apung telah memasuki tahap perakitan rangka drum serta pemasangan drum pada rangka yang telah dibuat. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 60 persen dan terus dikebut agar jembatan segera dapat difungsikan.

 

Hingga saat ini, kegiatan pembangunan Jembatan Apung pasca bencana banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Seluruh material pendukung telah tersedia di lokasi, dan Koramil 19/Sawang melalui Babinsa di lapangan terus melakukan pengawalan dan pengawasan hingga jembatan apung selesai dan siap dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

About The Author

BACA JUGA:  Juspay Amankan Investasi US$50 Juta Dari Westbrigde Capital Untuk Dorong Ekspansi Global