Pengamat Transportasi Puji Langkah KaKorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho Hadirkan ETLE Drone Patrol Presisi

SuaraiNetizen.com, Cikarang — Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan lalu lintas yang presisi dan berbasis teknologi. Menjelang pengamanan arus Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Korlantas Polri resmi memperkenalkan dua inovasi strategis, yakni ETLE Drone Patrol Presisi serta layanan SMS Blast berbasis Location Based Service (LBS).

Kehadiran dua teknologi tersebut menjadi langkah konkret Polri dalam memperkuat pengawasan lalu lintas, penegakan hukum yang transparan, serta penyampaian informasi publik secara cepat dan tepat sasaran, khususnya di titik-titik rawan kemacetan maupun pelanggaran selama periode mudik dan arus balik Nataru.

Pengamat transportasi Banter Adis Munandar mengapresiasi langkah Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho yang dinilainya visioner dan adaptif terhadap perkembangan teknologi transportasi.
“Inovasi melalui ETLE Drone Patrol Presisi dan SMS Blast berbasis LBS ini patut diapresiasi.

Langkah Kakorlantas Polri menunjukkan keseriusan dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama Libur Nataru,” ujar Banter Adis kepada awak media, Rabu (24/12).

Sebagai bagian dari revitalisasi sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Korlantas Polri kini mengoperasikan ETLE Drone Patrol Presisi, sebuah perangkat patroli cerdas yang mengintegrasikan pemantauan darat dan udara dalam satu unit operasional.

Pada moda darat, kendaraan patroli dibekali ETLE Dashcam berbasis Artificial Intelligence (AI) yang mampu merekam dan mendeteksi berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis, seperti tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga pelanggaran marka dan lampu lalu lintas.

Sementara itu, pada moda udara, drone otonom yang terintegrasi dilengkapi fitur surveillance, Automatic Number Plate Recognition (ANPR), deteksi pelanggaran otomatis, serta speaker system yang dapat digunakan untuk membantu penguraian kepadatan lalu lintas secara langsung di lapangan.
Integrasi patroli darat dan udara tersebut memungkinkan petugas menjangkau area yang sebelumnya sulit diawasi, sekaligus mempercepat deteksi potensi kemacetan dan pelanggaran secara lebih akurat dan responsif.

BACA JUGA:  Panglima TNI Bagikan 600 Paket Sembako dan Lepas 500 Burung di Mabes TNI

Banter Adis menambahkan, revitalisasi ETLE yang menggabungkan kemampuan patroli darat dan udara merupakan terobosan penting dalam modernisasi sistem pengawasan lalu lintas di Indonesia.

“Kombinasi kemampuan monitoring darat dan udara dalam satu sistem merupakan lompatan besar. Ini menandai transformasi digital kepolisian yang semakin presisi, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelasnya.

Seluruh data yang terekam melalui dashcam dan drone selanjutnya dikirimkan secara real-time ke Dashboard ETLE Nasional. Data tersebut diverifikasi oleh operator bersertifikasi sebelum diterbitkan surat konfirmasi ETLE kepada pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran, sehingga proses penegakan hukum berjalan lebih transparan dan objektif.

Selain itu, Korlantas Polri juga mengaktifkan layanan SMS Blast berbasis Location Based Service (LBS). Layanan ini berfungsi menyampaikan informasi lalu lintas secara cepat kepada pengendara, mulai dari kondisi jalan terkini, rekayasa arus, potensi kepadatan, hingga imbauan keselamatan.

Melalui teknologi ini, masyarakat akan menerima informasi sesuai dengan lokasi mereka berada, sehingga dapat mengambil keputusan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien selama Libur Nataru.***

About The Author