Jakarta – Suasana konser musik Gesrek di Pantai Carnaval Ancol pada Sabtu malam (29/11) berubah tegang ketika puluhan penonton melapor kehilangan handphone.
Berdesak-desak di depan panggung, para penonton tak menyadari gerak cepat komplotan pencuri yang memanfaatkan keramaian untuk melancarkan aksinya.
Menerima laporan beruntun, Kapolsek Pademangan Kompol Immanuel Sinaga langsung mengerahkan tim Tourism Patrol dan Opsnal Reskrim untuk melakukan penyisiran di area konser.
Respons cepat itu akhirnya membuahkan hasil. Sejumlah orang dengan gerak-gerik mencurigakan berhasil diamankan dan dilakukan pemeriksaan di tempat.
“Dari hasil observasi, tim menemukan para pelaku membawa handphone yang bukan miliknya. Kami juga melakukan body checking kepada penonton yang keluar untuk mencegah pelaku lain kabur,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, dalam konferensi pers, Jumat (5/12/2025).
Polisi kemudian menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka terbagi dalam tiga kelompok:
Cluster 1: MTM, SH, AGS
Cluster 2: SA
Cluster 3: MH
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa para pelaku sudah merencanakan aksi tersebut dengan membeli tiket konser agar dapat menyusup ke tengah kerumunan penonton.
Tidak tanggung-tanggung, dari tangan para pelaku polisi menyita 21 unit handphone, sebanyak delapan di antaranya telah terkonfirmasi milik korban berdasarkan laporan resmi.
Sementara sisanya masih dalam proses identifikasi dan diumumkan kepada pengunjung untuk dicocokkan dengan bukti kepemilikan.
Polsek Pademangan telah memproses delapan laporan polisi dan memastikan pengembangan terus dilakukan, termasuk mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam aksi serupa di konser atau event lainnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.
Di sela konferensi pers, AKBP James juga memperkenalkan unit Tourism Patrol, inovasi Kapolsek Pademangan untuk memperkuat keamanan kawasan wisata Ancol, unit ini dilengkapi seragam khusus, memudahkan wisatawan mengenali petugas dan meningkatkan visibilitas pengamanan.
“Tim Tourism Patrol telah menunjukkan respons cepat dalam kasus ini. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat,” ujar James.
Salah satu korban, Bagus, warga Jakarta Selatan, turut mengapresiasi langkah cepat kepolisian.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kepolisian, khususnya Polsek Pademangan, atas respons cepat menindaklanjuti laporan saya,” tuturnya.
Dengan pengungkapan cepat ini, kepolisian menegaskan komitmennya menjaga keamanan setiap gelaran hiburan di kawasan Ancol agar masyarakat dapat menikmati acara dengan aman dan nyaman.

More Stories
SP3 BATAL DEMI HUKUM Julianta Sembiring SH, mendesak perkara Mellani setiadi ditangani POLDA METRO JAYA
Satgas Yonif 751/VJS Renovasi Gereja Santo Petrus Serwan di Kampung Wanbakon: Dukung Ibadah, Pererat Kebersamaan
Pengamat Puji Kakorlantas Polri, e-TLE Drone Perkuat Transparansi dan Keselamatan Jalan Raya