Pengamat Mendukung Langkah dan Kebijakan Kakorlantas Polri “fokus Operasi Kemanusian Inovasi Mulia

SuaraINetizen.com, Jakarta — Pengamat lalu lintas Banter Adis memberikan apresiasi tinggi kepada Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.  yang mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara penindakan pelanggaran lalu lintas di wilayah terdampak bencana. Menurut Banter Adis, kebijakan itu bukan sekadar keputusan administratif, melainkan bentuk kepekaan kemanusiaan yang jarang terlihat dalam situasi darurat.

Adis menilai bahwa fokus kepolisian untuk mengalihkan seluruh energi personel Polantas ke operasi kemanusiaan telah memberi dampak positif bagi warga. Di banyak titik bencana, personel Polantas tidak hanya mengatur arus lalu lintas, tetapi juga terlibat langsung dalam evakuasi, distribusi bantuan, dan pembukaan akses vital.

“Langkah Kakorlantas ini menunjukkan karakter kepemimpinan yang cepat tanggap. Ketika masyarakat kehilangan akses dan informasi, Polantas justru hadir sebagai penghubung antara warga dan bantuan,” ujar Adis dalam keterangannya Senin, (08/12/2025).

Adis menyoroti inisiatif Polri mendirikan posko-posko di pos lalu lintas dan penyediaan informasi real time melalui NTMC. Menurutnya, upaya ini membuat masyarakat lebih mudah mengetahui kondisi jalur yang terputus akibat banjir dan longsor.

“Informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan adalah kebutuhan utama saat bencana. Peran NTMC Korlantas Polri dalam menyebarkan data kondisi jalan menjadi pembeda. Polantas hadir bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi menyambungkan harapan warga terhadap akses bantuan,” tambahnya.

Instruksi Irjen Agus agar Polantas mengalihkan tugas harian menjadi operasi penyelamatan dan bantuan dinilai Adis sebagai keputusan visioner. Ia menilai kemampuan merespons keadaan darurat secara cepat merupakan salah satu indikator penting keberhasilan institusi penegak hukum.

Bagi Adis, kebijakan ini menunjukkan bahwa Polantas menjalankan fungsi lebih dari sekadar penegakan hukum. Mereka hadir sebagai pengayom yang memahami bahwa keselamatan jiwa jauh lebih penting dibandingkan penindakan pelanggaran.

BACA JUGA:  Hadiri Resepsi Kenegaraan, Pj Gubernur Agus Fatoni: Jadikan Momen Refleksi Kita Semua

“Di banyak daerah bencana, saya melihat langsung bagaimana Polantas menjadi tumpuan masyarakat. Mereka membuka jalan yang tertutup lumpur, mengawal ambulans tanpa henti, bahkan mengantar warga lanjut usia ke tempat aman. Ini bukan pekerjaan biasa, ini dedikasi,” jelasnya.

Adis menegaskan bahwa kebijakan Kakorlantas patut menjadi contoh  dalam merespons keadaan darurat nasional. Menurutnya, tindakan cepat Polri dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

Ia mengajak masyarakat untuk melihat kerja Polantas dan Polri dengan sudut pandang lebih utuh.

“Ketika bencana datang, Polantas dan polri bukan hanya petugas berseragam di jalan. Mereka menjadi lifeline bagi warga yang terputus akses, menjadi jembatan bagi bantuan yang harus segera sampai,” kata Adis.

“Terima kasih kepada Kakorlantas dan seluruh jajaran Polantas yang bekerja tanpa lelah. Langkah kemanusiaan ini menunjukkan bahwa negara hadir, bukan hanya melalui kebijakan, tetapi lewat tindakan nyata di lapangan.” pungkasnya.

About The Author