Pengamat Puji Kakorlantas Polri, e-TLE Drone Perkuat Transparansi dan Keselamatan Jalan Raya

Ket. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H.,M.Hum.,

SuaraiNetizen.com, Jakarta — Upaya inovasi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam meningkatkan sistem pengamanan dan pengawasan jalan raya nasional kembali menuai apresiasi. Pengamat Lalu Lintas dan Transportasi, Banter Adis, memberikan pujian atas terobosan besar yang dilakukan Korlantas Polri melalui pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) Drone.

Kepada awak media, Senin (12/1/2026), Banter Adis menilai program yang diperkenalkan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H.,M.Hum.,tersebut sebagai langkah strategis dan tepat sasaran dalam menjawab kompleksitas mobilitas masyarakat serta pesatnya pertumbuhan jumlah kendaraan di Indonesia.

“Inovasi e-TLE Drone merupakan teknologi yang sangat relevan dengan kondisi lalu lintas saat ini. Pengawasan dari udara memberikan informasi yang lebih utuh, cepat, dan akurat sehingga potensi gangguan keselamatan maupun pelanggaran dapat diidentifikasi sejak dini,” ujar Adis.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa penerapan e-TLE Drone menghadirkan dimensi baru dalam pengawasan lalu lintas nasional. Jika sebelumnya kamera e-TLE bersifat statis di titik-titik tertentu, kini drone memungkinkan pemantauan menyeluruh di berbagai ruas jalan tanpa terbatas ruang.

“Pengamatan dari udara memberikan gambaran situasi lalu lintas yang utuh. Setiap pelanggaran yang tertangkap kamera drone akan tervalidasi sebagai bukti elektronik yang sah dan terintegrasi langsung dengan database penegakan hukum nasional,” kata Irjen Agus.

Dengan sistem tersebut, proses penindakan menjadi lebih transparan, objektif, dan akuntabel. Selain itu, e-TLE Drone juga secara signifikan mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan, sehingga meminimalkan potensi konflik serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Pengurangan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar adalah indikator keberhasilan inovasi ini. Penindakan menjadi lebih profesional, terstandar, dan bebas dari konflik,” tambah Adis.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKN UINSU Gelar Festival Anak Berprestasi di Desa Kineppen Karo 2025

Lebih lanjut, Adis juga mengapresiasi keberhasilan Korlantas Polri dalam Operasi Lilin 2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan data Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan.

Pada Operasi Lilin 2024, tercatat 553 korban meninggal dunia. Sementara pada tahun 2025 jumlah tersebut turun menjadi 403 orang, atau berkurang sebanyak 150 korban setara 27,12 persen.

Selain itu, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024 tercatat 3.430 kejadian, sedangkan pada 2025 turun menjadi 3.183 kejadian, atau berkurang 247 kejadian setara 7,20 persen.

“Capaian ini patut diapresiasi. Ini merupakan hasil kerja keras petugas di lapangan yang konsisten menekankan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sejalan dengan semangat Polisi Menyapa dan Polri Presisi sesuai arahan Kapolri,” pungkas Adis.

About The Author