Sterilisasi Ketat Gereja di Kebayoran Baru, Brimob Pastikan Paskah Aman dan Kondusif

Jakarta Selatan, 3 April 2026 – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggelar sterilisasi Gereja Santa Perawan Maria Ratu menjelang perayaan Paskah.

Personel menjalankan langkah preventif untuk menjamin keamanan ibadah serta memberikan rasa nyaman bagi jemaat selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Petugas memulai kegiatan sejak pukul 08.15 WIB melalui koordinasi intensif dengan Unit Jibom, aparat kewilayahan, serta panitia gereja.

Selanjutnya, tim langsung melakukan penyisiran menyeluruh dengan metode sistematis pada seluruh area gereja tanpa terkecuali.

Petugas memeriksa area gereja lama, selasar atas, aula, ruang anak, ruang ibadah, serta bangunan gereja baru secara detail.

Kemudian, personel melanjutkan pemeriksaan ke halaman dan fasilitas umum guna memastikan seluruh lingkungan steril dari potensi ancaman.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan sterilisasi menjadi bagian penting pengamanan kegiatan keagamaan.

“Pengamanan ini kami lakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” ujar Henik.

Ia kemudian menekankan bahwa pemeriksaan menyeluruh menjadi kunci dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan.

“Kami memastikan setiap area bebas dari benda mencurigakan serta potensi ancaman lainnya,” lanjutnya.

Pengamanan Preventif dan Deteksi Dini

Brimob mengedepankan pendekatan preventif melalui sterilisasi menyeluruh sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.

Selain itu, petugas menggunakan peralatan pendukung untuk memastikan akurasi pemeriksaan di setiap titik strategis.

Kemudian, personel memperkuat koordinasi dengan pihak gereja dan aparat setempat selama proses berlangsung.

Langkah tersebut memungkinkan deteksi dini terhadap potensi ancaman. Dengan demikian, risiko gangguan dapat ditekan secara maksimal.

Petugas juga menjaga kesiapsiagaan selama kegiatan berlangsung. Mereka memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar operasional.

Hasil sterilisasi menunjukkan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun indikasi bahan peledak di seluruh area gereja.

BACA JUGA:  Mahasiswa BEM se-DIY Demo DPRD Yogyakarta, Soroti MBG dan Isu ‘Antek Asing’

Setelah itu, personel melaksanakan serah terima berita acara dengan Kapospol setempat sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan.

Pimpinan menekankan pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga keamanan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kehadiran kami bertujuan memberikan rasa aman dan menjaga stabilitas lingkungan selama perayaan berlangsung,” tegas Henik.

Selanjutnya, Polri mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar lingkungan.

“Masyarakat segera melaporkan melalui layanan 110 jika menemukan hal mencurigakan agar kami dapat merespons cepat,” tambahnya.

Melalui sterilisasi ini, Brimob memperkuat komitmen menjaga keamanan perayaan Paskah di Kebayoran Baru secara optimal dan berkelanjutan.

About The Author