Jakarta, 2 April 2026 – Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli gabungan untuk menekan tawuran dan kejahatan malam.
Tim Batalyon B Pelopor melaksanakan patroli hingga dini hari sebagai bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan atau KRYD di wilayah Jakarta Timur.
Petugas memulai kegiatan dengan apel gabungan di Mapolres Metro Jakarta Timur. Setelah itu, mereka langsung membagi sektor patroli secara terstruktur.
Selanjutnya, personel bergerak menyisir sejumlah titik rawan seperti kawasan Buaran, Jalan Amalia, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Mereka memantau lokasi yang berpotensi memicu konflik warga serta kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan curanmor.
Selain itu, petugas mengedepankan tindakan pencegahan dengan meningkatkan kehadiran di lokasi rawan. Mereka memastikan situasi tetap terkendali sepanjang patroli.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan patroli menjadi strategi penting menjaga keamanan wilayah.
“Patroli gabungan ini kami lakukan untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam rawan,” ujar Henik.
Ia kemudian menekankan bahwa kehadiran aparat memberikan dampak signifikan dalam mencegah aksi kriminalitas di lapangan.
“Personel kami hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi kejahatan sejak dini,” lanjutnya.
Penguatan KRYD dan Pencegahan Berbasis Lapangan
Brimob bersama Polres Metro Jakarta Timur mengintensifkan KRYD sebagai langkah penguatan pengamanan wilayah. Mereka fokus pada pencegahan dibanding penindakan.
Selain itu, petugas meningkatkan patroli mobile di jalur rawan konflik. Mereka memantau aktivitas kelompok masyarakat secara langsung.
Kemudian, personel melakukan pendekatan humanis kepada warga yang beraktivitas pada malam hari. Mereka mengedukasi pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Langkah ini memungkinkan terciptanya komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat. Dengan demikian, potensi gangguan dapat ditekan.
Seluruh personel juga menerima arahan untuk menjaga kewaspadaan selama bertugas. Mereka bertindak sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Patroli berlangsung hingga dini hari dengan hasil situasi tetap aman dan kondusif. Personel memastikan tidak terjadi gangguan berarti.
Selain itu, pimpinan menekankan pentingnya profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Mereka menjaga sikap dan disiplin selama patroli.
“Setiap anggota wajib mengedepankan pendekatan humanis dan tetap waspada dalam setiap situasi,” tegas Henik.
Polri kemudian mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Keterlibatan publik menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas.
“Laporkan segera melalui layanan darurat 110 jika menemukan potensi gangguan agar dapat kami tindaklanjuti dengan cepat,” tambahnya.
Melalui patroli ini, Brimob memperkuat sinergi pengamanan wilayah. Mereka memastikan aktivitas masyarakat pada malam hari berlangsung aman dan tertib.

More Stories
Sterilisasi Ketat Gereja di Kebayoran Baru, Brimob Pastikan Paskah Aman dan Kondusif
Brimob Intensifkan Patroli Dini Hari di Bekasi, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar
Operasi Pekat Jaya 2026: Brimob Intensifkan Patroli Dini Hari di Tangsel dan Tangerang Kota