Langkat – Banjir bandang sempat memutus harapan warga tiga desa di Kecamatan Wampu setelah jembatan utama runtuh dan aktivitas ekonomi terhenti.
Namun, TNI bersama PTPN IV PalmCo segera bergerak cepat membuka kembali akses vital yang menghubungkan kehidupan masyarakat pedesaan.
Personel Batalyon Zeni Tempur membangun Jembatan Bailey sepanjang 30 meter untuk menyatukan kembali Besilam Bukit Lembasa, Kebun Balik, dan Banjaran Raya.
Pembangunan berlangsung intensif karena warga membutuhkan jalur distribusi hasil pertanian dan akses mobilitas harian secepat mungkin.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa turun langsung memastikan pembangunan berjalan optimal bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya gotong royong lintas sektor dalam menghadapi kondisi darurat bencana.
“Sinergi menjadi kunci percepatan pemulihan sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas,” ujar Hendy saat meninjau lokasi.
Sementara itu, PTPN IV PalmCo memperluas bantuan kemanusiaan sebagai respons atas rangkaian bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatera.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa menegaskan perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial melalui aksi nyata di lapangan.
“Kami ingin memastikan roda ekonomi masyarakat desa tetap bergerak meski bencana datang,” kata Jatmiko.
Perusahaan mengerahkan alat berat, menyalurkan sembako, menyediakan obat-obatan, serta membangun posko darurat bagi warga terdampak.
PalmCo juga membagikan perlengkapan sekolah guna menjaga semangat belajar anak-anak selama masa pemulihan pascabencana.
Kini kendaraan kembali melintas, perdagangan kembali hidup, dan warga tiga desa menatap masa depan dengan optimisme baru.

More Stories
Perkuat Nilai Kekeluargaan, Alimbas Insan Cita Adakan Bukber dan Tarawih Berjamaah
Sinergi TNI – Polri dan Satpol PP, Gelar Patroli Gabungan Tingkatkan Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Kota Bitung
Prajurit Koramil 14/TJA Kawal Alat Berat “Normalisasi” Saluran Utama Lhok Reudeup