TNI dan Alat Berat Bersihkan Kayu Pascabanjir di Bukit Linteng

SuaraINetizen.ComAceh Utara, Pemandangan pascabanjir terlihat jelas di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan. Lumpur menutupi sebagian lahan, sementara alat berat jenis beko, beko capit, dan doser dari BNPB bekerja mengangkat tumpukan kayu yang menutupi kebun warga. Anggota Koramil 29/Langkahan berada di lokasi memastikan pekerjaan berjalan aman dan lancar. Senin (23/2/2026).

 

Tumpukan kayu yang terbawa arus banjir sempat menutup jalan dan lahan perkebunan warga. Alat berat bergerak sigap, setiap gerakan lengan alat mengangkat kayu besar yang sulit dijangkau, sementara warga menunggu untuk kembali menata lahan mereka setelah bersih.

 

Empat unit alat berat dioperasikan bersamaan, dua unit doser dan dua unit beko. Koordinasi antaroperator dan personel Koramil membuat proses pembersihan berjalan efisien meski medan berlumpur dan kondisi tanah tidak rata. Suara mesin dan debu beterbangan menandai semangat kerja di lapangan.

 

Babinsa Koramil 29/Langkahan, Serda Ardan, bersama perangkat desa ikut memantau kegiatan. Mereka memastikan alat berat bekerja dengan aman, sekaligus memberikan arahan kecil agar proses pembersihan tetap tertib dan cepat terselesaikan. Kehadiran mereka memberi rasa aman sekaligus semangat bagi warga.

 

Warga Desa Bukit Linteng tampak antusias menyaksikan proses pembersihan. Beberapa mulai menata kebun mereka, membersihkan sisa lumpur, dan mempersiapkan lahan untuk kembali ditanami. Aktivitas ini menjadi simbol kebangkitan pascabanjir, ketika warga dan aparat bekerja bersama memulihkan kondisi desa.

 

Pungkasnya, kegiatan pendampingan lanjutan alat berat dari BNPB berjalan lancar. Semangat warga dan kesigapan TNI memastikan lahan perkebunan dan jalan desa segera kembali normal, memungkinkan masyarakat beraktivitas dengan aman dan nyaman seperti sebelum bencana.

About The Author