KH M. Nuh Pimpin Doa Penutupan Masa Sidang DPD RI, Serukan Solidaritas Bangsa dan Kemerdekaan Palestina

Korannusantara.id – Jakarta,  Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal 0Provinsi Sumatera Utara, KH M. Nuh, memimpin doa dalam Sidang Paripurna ke-7 Penutupan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Mengawali doa, KH M. Nuh mengajak seluruh peserta sidang untuk berdoa sesuai keyakinan masing-masing.
“Marilah kita berdoa dan saya akan memandu dengan cara Islam. Bagi yang lain dapat menyesuaikan,” ucapnya.
Ia kemudian memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan:

A’udzubillāhiminas-syaithānir-rajīm.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.
Alḥamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, waṣ-ṣalātu was-salāmu ‘alā asyrafil anbiyā’i wal-mursalīn, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihī ajma‘īn.
Ya Allah, ya Tuhan kami,
hari ini kami melaksanakan salah satu etape kegiatan kami di DPD RI ini, yaitu sidang paripurna.
Dan esok mulailah kami melaksanakan aktivitas di daerah untuk menjembatani sebagai suatu kesatuan yang bila ada yang merasa sakit maka kami semuanya merasa sakit. Oleh karena itu, ya Allah, kuatkanlah rasa tanggung jawab bersama kami dalam mengemban tugas yang mulia ini.
Ya Allah, ya Tuhan kami, meskipun lembaga kami punya slogan dari daerah untuk Indonesia, tapi kami juga sebagaimana diamanahkan oleh Undang-Undang Dasar kami agar kami juga punya perhatian terhadap permasalahan-permasalahan di dunia, apalagi persoalan-persoalan yang terkait dengan hak asasi manusia.
Ya Allah, ya Tuhan kami, beberapa hari lagi kami akan memasuki bulan suci Ramadan. Kami memohon kepada-Mu ya Allah, berikanlah kami kemampuan dan kekuatan untuk dapat memanfaatkan momentum yang sangat sakral itu agar kami lebih dekat kepada-Mu dan lebih optimal dalam melaksanakan tugas-tugas kami sebagai pribadi dan sebagai bagian dari bangsa ini.
Ya Allah, ya Tuhan kami, di lembaga yang kami cintai ini, kami sangat memperhatikan permasalahan-permasalahan di daerah kami dari Sabang sampai Merauke yang terkait dengan kemerdekaan, yang terkait dengan eksistensi kemanusiaan. Oleh karena itu, kami bersyukur kepada-Mu ya Allah bahwa bangsa kami adalah bangsa yang punya kepedulian dan itu kami cantumkan di awal Undang-Undang Dasar yang kami jadikan rujukan dalam semua aktivitas berbangsa dan bernegara.
Ya Allah, ya Tuhan kami, Allah ikhwan mujahid mustaḍ‘afīn.
Ya Allah, ya Tuhan kami, tolonglah saudara-saudara kami yang sedang berjuang dan orang-orang yang dilemahkan di bumi Palestina. Mereka adalah saudara-saudara kami.
Mereka sedang berjuang dan kami adalah bangsa yang juga pernah berjuang menghadapi penjajahan. Semoga Engkau ya Allah menolong mereka dan memberikan keberkahan kepada orang-orang yang turut berjuang dan yang mendukung perjuangan mulia itu.

Doa untuk Palestina tersebut dipanjatkan setelah KH M. Nuh mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia dan menegaskan sikap bangsa Indonesia yang sejak awal berdiri menolak segala bentuk penjajahan di atas muka bumi, sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

BACA JUGA:  Ketua PW PERSIS Sumut Muhammad Nuh Konsisten Bantu Korban Bencana

Sidang Paripurna ke-7 ini menandai berakhirnya Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 DPD RI, sekaligus mencerminkan komitmen para senator daerah dalam menjaga nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan solidaritas global.

About The Author