Komitmen Berantas Narkoba, Kapolrestabes Medan Bongkar Jaringan Lintas Negara, Tuai Apresiasi Publik

Suarainetizen.com, Medan – Kinerja Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran narkotika mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Dalam 100 hari terakhir, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 526 kasus narkoba dan mengamankan 718 tersangka dari berbagai titik di wilayah hukum Kota Medan.

Ketua Umum Serikat Pemuda Nusantara Muslim Indonesia, Banter Adis, menilai capaian tersebut sebagai bukti keseriusan aparat di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak dalam memerangi kejahatan narkotika yang selama ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi wujud komitmen nyata dalam menyelamatkan generasi muda dan menjaga stabilitas keamanan daerah,” ujar Adis, Senin (23/2/2026).

Dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Sabtu (21/2/2026), Kapolrestabes menegaskan bahwa peredaran narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memicu berbagai tindak pidana lain seperti pencurian, kejahatan jalanan, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selama periode tersebut, aparat menyita barang bukti dalam jumlah besar, yakni 156 kilogram sabu, 3 kilogram ganja, 60.000 butir ekstasi, 325 butir Happy Five, ratusan pod liquid vape mengandung zat berbahaya, puluhan botol ketamin cair, serta 771 botol minuman beralkohol. Ratusan alat pendukung aktivitas narkoba seperti timbangan digital, plastik klip, kaca pireks, pipet, dan jarum suntik turut diamankan.

Berdasarkan hasil pemetaan, tiga wilayah dengan angka pengungkapan tertinggi berada di Polsek Medan Tembung dengan 89 kasus dan 110 tersangka, Polsek Medan Sunggal sebanyak 62 kasus dan 68 tersangka, serta Polsek Medan Kota dengan 54 kasus dan 70 tersangka. Data tersebut menunjukkan fokus penindakan dilakukan di titik-titik rawan peredaran narkotika.

Sejumlah kasus menonjol juga berhasil diungkap. Di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Asahan, polisi menyita 80 kilogram sabu dan 50.000 butir ekstasi dari dua tersangka yang membawa barang tersebut dari Tanjungbalai menuju Pekanbaru dengan iming-iming bayaran ratusan juta rupiah.

BACA JUGA:  Usai Upacara Bendera, Dandim 1710/Mimika Tekankan Disiplin dan Keamanan Personel

Pengungkapan lainnya melibatkan penyelundupan 5.000 butir ekstasi dan ratusan liquid vape berbahaya oleh dua pekerja migran dari Malaysia melalui jalur laut. Selain itu, aparat menggagalkan pengiriman 15 kilogram sabu dengan modus ship to ship di perairan, yang disembunyikan dalam jeriken modifikasi untuk mengelabui petugas.

Dalam upaya pemberantasan, Polrestabes Medan juga menggelar 63 kegiatan Grebek Sarang Narkoba (GSN) di berbagai lokasi, mulai dari barak hingga tempat hiburan malam. Dari operasi tersebut, petugas turut membongkar praktik perjudian dengan menyita 41 mesin judi dan lima mesin tembak ikan.

Kapolrestabes mengakui bahwa dalam sejumlah penindakan, petugas kerap menghadapi perlawanan, mulai dari pelemparan terhadap aparat, pembakaran kendaraan dinas menggunakan botol berisi bensin, pemasangan aliran listrik pada kawat berduri, hingga penggunaan senapan angin dan senjata tajam.

Capaian ini melengkapi keberhasilan sebelumnya pada akhir 2025, antara lain pengungkapan 24 kasus narkoba dalam operasi 72 hari, penanganan 159 kasus tindak pidana umum dalam 22 hari dengan 219 tersangka, pembongkaran jaringan Malaysia–Indonesia dengan barang bukti 8 kilogram sabu di Kabupaten Asahan, serta penangkapan 14 pelaku begal dalam kurun 15 hari.

Prestasi tersebut semakin diperkuat dengan diraihnya penghargaan Kompolnas Awards 2025 oleh Polsek Medan Kota untuk kategori Polsek Gakkum Terbaik Tipe A, yang turut mengantarkan Polda Sumatera Utara masuk nominasi lima besar Polda Tipe A tingkat nasional.

Banter Adis menilai, di bawah kepemimpinan Kombes Pol . Jean Calvijn Simanjuntak, Polrestabes Medan terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih modern, cepat, tepat, dan humanis.

“Ini bukti bahwa komitmen pemberantasan narkoba dilakukan secara konsisten dan terukur. Kinerja ini patut diapresiasi dan didukung bersama demi menjaga generasi muda dan keamanan Kota Medan,” pungkasnya.***

BACA JUGA:  Pranko for Jakarta Gandeng Legislator Jakarta, Refleksikan Sumpah Pemuda di Rusunawa Cibesut.

About The Author